Sunday, December 4, 2011

12 Aurat Wanita


1. Bulu kening - Menurut Bukhari, Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening - Petikan dari Hadis Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari.

2. Kaki (tumit kaki) semacam hantu loceng - Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan - Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31. Keterangan : Menampakkan kaki dan menghayunkan/melenggokkan badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada mereka yang mengikatnya dengan loceng……

3. Wangian - Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zinanya terutamanya hidung yang berserombong kapal kata orang sekarang hidong belang - Petikan dari Hadis Riwayat Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban.

4. Dada - Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi bahagian hadapan dada-dada mereka - Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31.

5. Gigi - Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya - Petikan dari Hadis Riwayat At-Thabrani, Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah - Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.

6. Muka dan leher - Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasan mu seperti orang jahilliah yang dahulu. Keterangan : Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah.

7. Muka dan Tangan - Asma Binte Abu Bakar telah menemui Rasullulah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah: Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja - Petikan dari Hadis Riwayat Muslim dan Bukhari.

8. Tangan - Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya - Petikan dari Hadis Riwayat At Tabrani dan Baihaqi.

9. Mata - Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pemandangannya - Petikan dari Surah An Nur Ayat 31.

Sabda Nabi Muhamad SAW, Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama sahaja manakala pandangan seterusnya tidak dibenarkan hukumnya haram - Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi.

10. Mulut (suara) - Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik - Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 32.

Sabda SAW, Sesungguhnya akan ada umat ku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, iaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan, maka Allah akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi - Petikan dari Hadis Riwayat Ibn Majah.

11. Kemaluan - Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka - Petikan dari Surah An Nur Ayat 31.

Apabila seorang perempuan itu solat lima waktu, puasa di bulan Ramadan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka masuklah ia ke dalam Syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya - Hadis Riwayat Riwayat Al Bazzar.

Tiada seorang perempuanpun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah - Petikan dari Hadis Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah.

12. Pakaian - Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan terutama yang menjolok mata , maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti - Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud, An Nasaii dan Ibn Majah.

Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 59. Bermaksud : Hai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali. Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah maha pengampun lagi maha penyayang.

Sesungguhnya sebilangan ahli Neraka ialah perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk Syurga dan tidak akan mencium baunya - Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim. Keterangan : Wanita yang berpakaian tipis/jarang, ketat/ membentuk dan berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu.

Melamar Wanita Yang Baik


Dalam melamar, seorang muslim dianjurkan untuk memperhatikan beberapa sifat yang ada pada wanita yang akan dilamar, diantaranya :

1. Wanita itu disunahkan seorang yang penuh cinta kasih. Maksudnya ia harus selalu menjaga kecintaan terhadap suaminya, sementara sang suami pun memiliki kecenderungan dan rasa cinta kepadanya. Selain itu, ia juga harus berusaha menjaga keridhaan suaminya, mengerjakan apa yang disukai suaminya, menjadikan suaminya merasa tentram hidup dengannya, senang berbincang dan berbagi kasih sayang dengannya. Dan hal itu jelas sejalan dengan firman Allah Ta’ala, Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tentram kepadanya. Dan Dia jadikan di antara kalian rasa kasih dan saying. (ar-Ruum:21) .

2. Disunahkan pula agar wanita yang dilamar itu seorang yang banyak memberikan keturunan, karena ketenangan, kebahagiaan dan keharmonisan keluarga akan terwujud dengan lahirnya anak-anak yang menjadi harapan setiap pasangan suami-istri. Berkenaan dengan hal tersebut, Allah Ta’ala berfirman, Dan orang-orang yang berkata, ‘Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa’. (al-Furqan:74) . Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, Menikahlah dengan wanita-wanita yang penuh cinta dan yang banyak melahirkan keturunan. Karena sesungguhnya aku merasa bangga dengan banyaknya jumlah kalian pada hari kiamat kelak. Demikian hadist yang diriwayatkan Abu Daud, Nasa’I, al-Hakim, dan ia mengatakan, Hadits tersebut sanadnya shahih.

3. Hendaknya wanita yang akan dinikahi itu seorang yang masih gadis dan masih muda. Hal itu sebagaimana yang ditegaskan dalam kitab Shahihain dan juga kiab-kitab lainnya dari hadits Jabir, bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bertanya kepadanya, Apakah kamu menikahi seorang gadis atau janda? dia menjawab,”Seorang janda.”Lalu beliau bersabda, Mengapa kamu tidak menikahi seorang gadis yang kamu dapat bercumbu dengannya dan ia pun dapat mencumbuimu? . Karena seorang gadis akan mengantarkan pada tujian pernikahan. Selain itu seorang gadis juga akan lebih menyenangkan dan membahagiakan, lebih menarik untuk dinikmati akan berperilaku lebih menyenangkan, lebih indah dan lebih menarik untuk dipandang, lebih lembut untuk disentuh dan lebih mudah bagi suaminya untuk membentuk dan membimbing akhlaknya. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam sendiri telah bersabda, Hendaklah kalian menikahi wanita-wanita muda, karena mereka mempunyai mulut yang lebih segar, mempunyai rahim yang lebih subur dan mempunyai cumbuan yang lebih menghangatkan. Demikian hadits yang diriwayatkan asy-Syirazi, dari Basyrah bin Ashim dari ayah nya, dari kakeknya. Dalam kitab Shahih al_Jami’ ash_Shaghir, al-Albani mengatakan, “Hadits ini shahih.”

4. Dianjurkan untuk tidak menikahi wanita yang masih termasuk keluarga dekat, karena Imam Syafi’I pernah mengatakan, “Jika seseorang menikahi wanita dari kalangan keluarganya sendiri, maka kemungkinan besar anaknnya mempunyai daya piker yang lemah.”

5. Disunahkan bagi seorang muslim untuk menikahi wanita yang mempunyai silsilah keturunan yang jelas dan terhormat, karena hal itu akan berpengaruh pada dirinya dan juga anak keturunannnya. Berkenaan dengan hal tersebut, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, Wanita itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscahya kamu beruntung. (HR. Bukhari, Muslim dan juga yang lainnya).

6. Hendaknya wanita yang akan dinikahi itu taat beragama dan berakhlak mulia. Karena ketaatan menjalankan agama dan akhlaknya yang mulia akan menjadikannya pembantu bagi suaminya dalam menjalankan agamanya, sekaligus akan menjadi pendidik yang baik bagi anak-anaknya, akan dapat bergaul dengan keluarga suaminya. Selain itu ia juga akan senantiasa mentaati suaminya jika ia akan menyuruh, ridha dan lapang dada jika suaminya memberi, serta menyenangkan suaminya berhubungan atau melihatnnya. Wanita yang demikian adalah seperti yang difirmankan Allah Ta’ala, “Sebab itu, maka wanita-wanita yang shahih adalah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminyatidak berada di tempat, oleh karena Allah telah memelihara mereka”. (an-Nisa:34) . Sedangkan dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Dunia ini adalah kenikmatan, dan sebaik-baik kenikmatannya adalah wanita shalihah”. (HR. Muslim, Nasa’I dan Ibnu Majah).

7. Selain itu, hendaklah wanita yang akan dinikahi adalah seorang yang cantik, karena kecantikan akan menjadi dambaan setiap insan dan selalu diinginkan oleh setiap orang yang akan menikah, dan kecantikan itu pula yang akan membantu menjaga kesucian dan kehormatan. Dan hal itu telah disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam hadits tentang hal-hal yang disukai dari kaum wanita. Kecantikan itu bersifat relatif. Setiap orang mempunyai gambaran tersendiri tentang kecantikan ini sesuai dengan selera dan keinginannya. Sebagian orang ada yang melihat bahwa kecantikan itu terletak pada wanita yang pendek, sementara sebagian yang lain memandang ada pada wanita yang tinggi. Sedangkan sebagian lainnya memandang kecantikan terletak pada warna kulit, baik coklat, putih, kuning dan sebagainya. Sebagian lain memandang bahwa kecantikan itu terletak pada keindahan suara dan kelembutan ucapannya. Demikianlah, yang jelas disunahkan bagi setiap orang untuk menikahi wanita yang ia anggap cantik sehingga ia tidak tertarik dan tergoda pada wanita lain, sehingga tercapailah tujuan pernikahan, yaitu kesucian dan kehormatan bagi tiap-tiap pasangan. tentang-pernikahan.com - Sumber: Fikih Keluarga, Syaikh Hasan Ayyub, Cetakan Pertama, Mei 2001, Pustaka Al-kautsar

Sebab-Sebab Rendahnya Rasa Malu pada Wanita

Rendahnya rasa malu (terutama pada wanita) disebabkan oleh banyak faktor, antara lain:

1. Tidak adanya pendidikan secara serius semenjak kecil, karena orang yang terbiasa dengan sesuatu, pada masa mudanya akan terbawa terus hingga masa tuanya.

Sesungguhnya ranting-ranting itu akan tegak lurus

Manakala engkau meluruskannya (dimasa tumbuh)

Namun ia tidak bisa diluruskan

Ketika sudah menjadi kayu

2. Seringnya wanita bergaul dan berbincang-bincang dengan laki-laki ajnabi (yang bukan mahramnya).

3. Seringnya bergaul dengan orang- orang yang sedikit rasa malunya atau seringnya melihat mereka. Hal ini bisa melalui acara melancong ke luar negeri, bertemu di pasar, pusat-pusat perbelanjaan atau tempat wisata, juga melalui media tontonan.

4. Termasuk faktor yang terpenting juga adalah dan seringnya wanita ke luar rumah. Allah berfirman,

Artinya, ”Dan berdiamlah kamu (istri-istri Nabi) di rumah-rumah kamu.”

Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam juga bersabda,

Artinya, ”Wanita itu adalah aurat.Sesungguhnya apabila ia keluar maka setan mengekorinya dan sesungguhnya dia tidak lebih dekat kepada Allah dibanding (ketika) ia berada di tengah-tengah rumahnya.”

Juga sabdanya yang lain,

Artinya, ”Janganlah kamu melarang istri-istrimu (mendatangi) masjid, sedang rumah-rumah mereka itu lebih baik bagi mereka.” (HR Ahmad dan Abu Dawud)

Al Hafizh ad Dimyati berkata, “Ibnu Khuzaimah dan para ulama menyatakan bahwa shalat wanita di rumahnya lebih baik dibanding shalatnya di masjid, meskipun masjid, al-Haram Makah, masjid Nabawi Madinah atau masjid al Aqsha.

Saturday, November 26, 2011

10 Sebab Perempuan Tak Respect Lelaki

1. dah ada awek kau nak pegang2..elok2 awek kau pakai tudung kau sibuk nak tengok rambut dia..konon special untuk kau seorang..bila awek kau tak nak kasI semua tu, kau cakap bye2.. wah, KAU LELAKI GATAL.



2. bila keluar dengan awek, kau sanggup jemput hantar awek kau. berhabis duit kasi hadiah kat awek bila awek merajuk pun tak pe..konon kau penyabar.. tapi bila mak kau suruh pergi kedai beli bawang, macam2 alasan kau kasi. pastu siap minta duit lagi kat mak. wei, KAU LELAKI TAK BOLEH HARAP.



3. kalau ada awek cun beratur belakang kau masa nak cucuk duit kat atm, dengan segala hormat kau kasi dia beratur depan kau..konon kaulah lelaki paling gentleman..tapi, bila ada mak cik pregnant berdiri depan kau dalam monorail, kau buat bodoh je. siap pura-pura tidur sebab xmau bersesak-sesak berdiri.. sah, KAU LELAKI TAK BERTIMBANG RASA.



4. tiap kali lepas makan, kau hisap rokok sebatang dua..nampak je ade awek cun, makin semangat kau..kau rasa hisap rokok tu sangat cool..alahai, sebenarnya ramai perempuan dah 'reject' kau sebab diorang tanak cepat jadi janda. KAU LELAKI YANG TAK PEKA.



5. bila kau bawak kereta, ada je awek baik dengan kau, kau tuduh perempuan tu gila harta..padahal perempuan tu tau ko punya kereta tu duit bapak kau..bukan harta kau tapi harta bapak kau.aduh, KAU LELAKI PERASAN.



6. bila kau dengan kawan-kawan kau, kau suka gelak kuat-kuat. mencarut pun kuat2.. semua f**k, s**t, macam2 lagi smua kau nak sebut. kau rasa kau sempoi bila mencarut. tapi perempuan pandang KAU LELAKI TAK BERADAB.



7. pergi tengok bola, tengok konsert, berapa mahal harga tiket pun kau sanggup..konon untuk kepuasan diri.. tapi pergi masjid hari Jumaat seminggu sekali, masuk pun free, kau liat..bab agama kau aci mengelat. herm... KAU LELAKI TAK BOLEH BUAT SUAMI.





8. kau suka kutuk2 n gelak2 kat gambar perempuan2 kat fb..kau kata konon bajet cun..abih yg kau amik gambar jelir2 lidah yang konon rock sangat tuh, kau rasa cool? haishh...KAU LELAKI YANG TAK CERMIN DIRI..



9. time awek kau merajuk, berbakul-bakul kau kutuk. konon modal perempuan merajuk n air mata.. tapi bila kau mogok tak nak cakap dengan awek kau sebab sakit hati, tu kes apa plak.. wei, KAU LELAKI EGO.



10. kau hisap rokok kau rasa kau handsome. lepas tu puntung rokok kau buang merata-rata.. kadang2 bila kau rasa nak meludah, dekat mana-mana pun kau tak ambil peduli. alahai, KAU LELAKI PENGOTOR.

Thursday, November 24, 2011

KOLEKSI ALASAN BASI WANITA ISLAM APABILA DITEGUR TENTANG AURAT MEREKA

1) "Walaupun kami tak pakai tudung, tapi kami sembahyang. Baik dari yang pakai tudung tapi tak sembahyang.."

Jawapan:
Dua-dua jenis golongan ni sama-sama teruk. Sembahyang dan pakai tudung (tutup aurat) itu WAJIB dalam Islam ,kalau tak buat salah satu akan tetap berdosa besar. Jangan nak bangga diri konon lebih baik..

2) "Pakai tudung labuh tapi perangai buruk nak buat ape, baik lagi orang yang tak pakai tudung, tapi hati baik..."

Jawapan:
Pakai hijab, tudung dan menutup aurat itulah yang membezakan antara wanita Islam dan wanita bukan Islam. Hati baik walaupun tak perlu tutup aurat, itu macam ciri-ciri orang kafir bunyinya. Orang kafir memang sebegitu, pakai skirt pendek, pakai baju nampak bra tetapi hati baik. Habis apa yang membezakan wanita Islam ?


3) "Suka-suka hati je nak paksa-paksa kami solat, suruh kami pakai tudung, kan dalam Islam tiada paksaan ?"

Jawapan:
Ayat Al-Quran "..tiada paksaan dalam Islam" itu merujuk kepada orang-orang bukan Islam tidak wajib menganut dan mengikut cara Islam jika mereka tidak rela. Tetapi untuk orang-orang Islam, mereka BOLEH DIPAKSA untuk mengikut hukum-hukum syariah yang ada...contohnya hukum hudud....qisas..tak payah putar belit pulak...anak tak tutup aurat, boleh dipaksa dan dihukum sepatutnya..

4) "Kami pakai ketat-ketat pun, kami masih pakai tudung.. apa salahnya ?"

Jawapan:
Pakai pakaian yang menampakkan bentuk badan (ketat-ketat), sama je macam tak pakai pakaian langsung. Ertinya dalam Islam, kalau seseorang wanita memakai baju ketat dan seluar sendat tu, samalah macam orang yang berbogel. Tudung tu kira tiada makna...bertudung tetapi nampak macam telanjang, apa gunanya..?

5) " Tipulah pakai sanggul tinggi-tinggi tu tak cium bau syurga..?

Jawapan:
Hukum pakai sanggul tinggi, hadis mengatakan jika pakai takkan cium bau syurga. So kalau tak nak cium bau syurga takpela, teruskan pakai la sanggul tinggi (macam bonggol unta) tu...

Wednesday, November 23, 2011

Nyanyian yang mengejutkan penonton, nasihat hijab untuk para Hawwa

CERITA YANG TAK MASUK AKAL

Seorang ayah pergi merantau ke luar negara untuk mencari rezeki meninggalkan seorang isteri dan tiga orang anak. Dia seorang yang penyayang dan sangat dikasihi dan dihormati pula oleh ahli keluarganya.

Setelah keadaannya di rantau orang agak stabil, dia menghantar surat pertama kepada keluarganya. Mereka sangat gembira menerima surat yang sungguh bermakna dari seorang ayah yang sangat dikasihi dan disayangi. Sampul surat itu ditenung berulang kali. Masing-masing memeluk dan mengucup surat tersebut bagai tidak mahu dilepaskan. Kemudian surat yang berharga itu disimpan di dalam pembalut sutera yang indah. Sekali sekala surat itu dikeluarkan dari pembalutnya untuk dibersihkan daripada debu dan habuk. Kemudian meletakkan kembali di dalam pembalutnya.

Kemudian tiba pula surat kedua, ketiga dan seterusnya. Semuanya disimpan dan dijaga rapi seperti surat pertama.

Beberapa tahun berlalu…

Tibalah masa untuk si ayah pulang menemui keluarga tercinta. Alangkah terkejutnya dia apabila mendapati tiada seorangpun yang tinggal kecuali anak bongsunya. Dengan cemas dia bertanya:

- Mana ibumu?

- Ibu ditimpa sakit yang amat teruk. Kami tidak ada wang untuk membiayai rawatannya sehingga akhirnya dia meninggal dunia.
- Kenapa begitu? Apakah kamu tidak membuka suratku yang pertama? Di dalamnya terkandung sejumlah wang yang banyak untuk perbelanjaan kamu?

- Tidak!

- Di mana pula abangmu?

- Dia telah terpengaruh dengan kawan-kawan sebaya yang jahat. Selepas kematian ibu, tidak ada siapa yang mampu menasihatinya. Sekarang dia sudah jadi sebahagian daripada mereka.

- (Ayah semakin hairan) Kenapa begitu? Aku telah tulis dengan panjang lebar menasihati kamu agar berhati-hati memilih kawan. Jangan berkawan dengan orang jahat kerana lama kelamaan kita juga akan jadi jahat! Aku juga meminta agar abangmu itu mengikut aku di rantau orang. Apakah kamu tidak membaca suratku?

- Tidak!

- لا حول ولا قوة إلا بالله

- Kakakmu di mana?

- Dia pernah tulis surat kepada ayah meminta nasihat tentang seorang pemuda yang melamarnya. Sekarang dia telah berkawin dengan pemuda itu. Tapi malangnya dia tidak bahagia. Hidupnya menderita didera sepanjang masa lahir dan batin.

- Bukankah aku telah jawab surat itu menasihatinya agar jangan terima lamaran pemuda itu? Aku telah ingatkan, jangan pillih pasangan berdasarkan harta dan kedudukan. Tapi pilihlah berdasarkan agama, akhlak dan keturunan! Kamu tidak baca semua surat-suratku?

- Tidak! Kami simpan surat-surat ayah di dalam pembalut sutera yang cantik, kami usap dan cium surat itu sebagai tanda sayang dan rindu kami kepada ayah! Tetapi kami tidak membacanya…

Tidak ada siapa yang percaya akan kebenaran cerita ini. Mungkin ada yang akan berkata ia tidak masuk akal sama sekali!

Namun sedarkah kita bahawa inilah kisah benar. Kisah yang tak masuk akal inilah yang berlaku dalam kehidupan umat Islam hari ini?

Kita menerima SURAT dari Yang Maha Mengetahui, Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Memerhati lagi Maha Bijaksana. SURAT yang mengandungi panduan, ajaran serta petunjuk dalam segenap bidang kehidupan. Tetapi sejauh mana kita membaca, memahami dan mengikuti panduan yang diberi?

Maka jadilah apa yang terjadi! Umat Islam mati dibunuh saban hari, di sana sini. Jenayah meningkat, keruntuhan akhlak mencemaskan di semua peringkat, wanita-wanita didera dan diperkosa tanpa mengira tua atau muda, bayi-bayi yang tidak berdosa dibuang merata-rata, dan bermacam-macam kejahatan, maksiat dan kemungkaran yang menjijikkan.

Semuanya berpunca daripada tidak membaca dan mengambil pengajaran daripada SURAT yang dikirim oleh Pencipta Yang Maha Esa Yang Amat Sayang kepada makhluk-Nya!


"Demi MASA! Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian, kecuali
(1) orang-orang yang beriman, (2) dan yang beramal soleh
(3) dan yang berpesan2 pada kebenaran (4) dan yang berpesan2 pada kesabaran".
~Surah Al-'Asr.

Di petik dari : I-Khalifah.com